Menangkan Dua Kategori, PLN UID Jatim Jadi Juara Umum Culture Festival 2026
Surabaya - PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Timur meraih Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026 setelah memenangkan dua kategori sekaligus. Penghargaan tersebut diraih melalui kategori PLN 2 – Beyond Service dan PLN 3 – Beyond Growth & Productivity.
Penghargaan diserahkan di Jakarta oleh Direktur Legal dan Manajemen Human Capital (LHC) PT PLN (Persero), Nurlely Aman. Kegiatan tersebut turut dihadiri Independent Commissioner PT PLN (Persero), Ali Masykur Musa.
General Manager PLN UID Jawa Timur, Eric Rossi Priyo Nugroho, mengatakan penghargaan tersebut menjadi bukti bahwa transformasi budaya kerja dapat memberikan dampak nyata ketika nilai-nilai perusahaan diterapkan secara konsisten dalam perilaku dan sistem kerja organisasi.
“Prestasi ini bukan semata tentang menjadi juara. Yang lebih penting adalah bagaimana budaya mampu menggerakkan insan PLN untuk bekerja lebih aman, memberikan pelayanan yang semakin baik, serta menciptakan nilai tambah bagi perusahaan dan pelanggan,” ujar Eric dalam keterangan tertulis, Rabu 4 November 2026.
Dua Kategori Antar PLN UID Jatim Jadi Juara Umum
Keberhasilan PLN UID Jawa Timur meraih dua penghargaan tertinggi menjadi dasar penetapan sebagai Juara Umum Culture Festival PLN Group 2026.
Pada kategori Beyond Service, perusahaan mengembangkan program budaya SPEEDS yang mengintegrasikan nilai Proaktif, Solutif, dan Empati dalam aktivitas pelayanan pelanggan.
Program tersebut dijalankan melalui penguatan kompetensi petugas, coaching oleh leader, forum monitoring, implementasi PS4 secara berjenjang, hingga evaluasi pelayanan melalui mekanisme mystery shopper.
Melalui rangkaian program tersebut, PLN UID Jawa Timur berupaya membangun perilaku pelayanan yang lebih responsif terhadap kebutuhan pelanggan.
Gangguan Penyulang Turun 14 Persen
Implementasi program Beyond Service menunjukkan sejumlah capaian berdasarkan data perusahaan hingga September 2026. Penurunan gangguan penyulang tercatat mencapai 14 persen, sedangkan positive customer experience berada pada angka 99,79 persen.
Penguatan Culture DNA pada petugas YANTEK juga terus dilakukan. Langkah tersebut diarahkan untuk membangun perilaku pelayanan yang semakin proaktif, solutif, dan empatik.
Selain peningkatan kualitas pelayanan, PLN UID Jawa Timur turut memperkuat budaya keselamatan kerja melalui program MARKING (Mitigation Before Working).
Program ini menekankan pentingnya identifikasi dan mitigasi risiko sebelum pekerjaan dilaksanakan. Penerapannya didukung melalui inspeksi, pengawasan, evaluasi rutin, kepatuhan terhadap standar operasional prosedur (SOP), serta penggunaan alat pelindung diri (APD).
Sistem dokumentasi dan monitoring berkala juga diterapkan untuk memastikan budaya keselamatan berjalan secara berkelanjutan dan tidak bergantung pada individu tertentu.
CoreBoost 2.0 Perkuat Pertumbuhan dan Produktivitas
Pada kategori Beyond Growth & Productivity, PLN UID Jawa Timur mengembangkan program CoreBoost 2.0. Program ini berfokus pada penguatan budaya bisnis melalui pendekatan customer intimacy dan optimalisasi customer relationship management (CRM).
Implementasinya mencakup cross selling, performance dialog, peningkatan kompetensi, serta monitoring dan evaluasi secara berkelanjutan.
Program tersebut menjadi bagian dari upaya perusahaan membangun budaya kerja yang mendukung pertumbuhan bisnis dan peningkatan produktivitas organisasi.
Peran Leader Jadi Penggerak Transformasi Budaya
Eric menjelaskan, keberhasilan transformasi budaya tidak terlepas dari keterlibatan aktif para leader dalam mengawal setiap tahapan program.
Peran tersebut mencakup perencanaan, implementasi, monitoring, evaluasi, hingga kaderisasi dan pemberian apresiasi. Menurutnya, perubahan budaya membutuhkan keteladanan dan keterlibatan langsung pemimpin dalam aktivitas organisasi.
“Budaya tidak dapat dibangun hanya melalui slogan atau program sesaat. Leader harus hadir, memberikan keteladanan, menggerakkan tim, membangun sistem, dan memastikan perubahan tersebut terus berjalan. Ketika budaya sudah tertanam dalam cara bekerja sehari-hari, maka kinerja dan pelayanan yang lebih baik akan mengikuti,” jelasnya.
Untuk menjaga keberlanjutan, berbagai program transformasi budaya juga diintegrasikan ke dalam tata kelola organisasi, dashboard, visual management, serta mekanisme evaluasi.
Dengan pendekatan tersebut, implementasi budaya kerja diharapkan menjadi bagian dari sistem organisasi dan tetap berjalan meskipun terjadi pergantian leader maupun penanggung jawab program.
Momentum Hari Listrik Nasional ke-81
Sejalan dengan peringatan Hari Listrik Nasional (HLN) ke-81, Eric berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi seluruh insan PLN UID Jawa Timur untuk terus memperkuat kolaborasi, inovasi, keselamatan kerja, dan kualitas pelayanan kepada pelanggan.
“Penghargaan ini kami dedikasikan untuk seluruh insan PLN UID Jawa Timur yang terus menjaga semangat kolaborasi dan perubahan. Capaian ini menjadi energi bagi kami untuk terus meningkatkan kinerja dan menghadirkan pelayanan terbaik, sehingga keberadaan PLN semakin memberikan manfaat bagi pelanggan, masyarakat, dan Indonesia,” pungkas Eric. (*)
Komentar