NEWS
Bupati Subandi Dorong Perumda Delta Tirta Perluas Cakupan Layanan dan Tekan Kehilangan Air
sapajatim
·
06 November 2026 15:15 WIB
Sidoarjo - Bupati Sidoarjo Subandi mendorong Perumda Delta Tirta memperluas cakupan layanan air bersih sekaligus menekan tingkat kehilangan air atau Non-Revenue Water (NRW).
Pembenahan jaringan distribusi dan penguatan pengelolaan perusahaan menjadi perhatian dalam penyusunan Rencana Bisnis Perumda Delta Tirta 2027–2031.
Bupati Subandi menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Perumda Delta Tirta Sidoarjo dan PT BPR Delta Artha Sidoarjo, sekaligus konsultasi publik penyusunan rencana bisnis perusahaan di Kantor Perumda Delta Tirta, Kamis, 5 November 2026.
“Persoalan kebocoran air ini sangat penting. Saya minta seluruh jajaran Perumda Delta Tirta benar-benar melakukan pembenahan. Target yang sudah ditetapkan harus dipenuhi, karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” tegas Subandi.
Ia meminta jajaran direksi tidak hanya mengandalkan perencanaan di atas kertas, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan.
Pembenahan jaringan, penggunaan material sesuai standar, serta peningkatan kualitas distribusi air dinilai perlu menjadi bagian dari komitmen perusahaan.
Subandi juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pengawasan jaringan dan pelayanan air bersih.
“Sekarang kita sudah masuk era digitalisasi. Saya ingin data Perumda Delta Tirta bisa terintegrasi dalam dashboard pemerintah daerah, sehingga kita bisa melihat di mana kebocoran, wilayah mana yang membutuhkan jaringan, serta kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi,” ujarnya.
Melalui integrasi data tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memantau kondisi jaringan, tingkat kehilangan air, serta kebutuhan pengembangan layanan di berbagai wilayah Sidoarjo.
Selain itu, perusahaan menargetkan penambahan hingga 90 ribu sambungan pelanggan baru secara bertahap selama periode tersebut.
Untuk mendukung target itu, optimalisasi jaringan distribusi menjadi salah satu strategi yang disiapkan. Perusahaan juga akan menerapkan pengaturan tekanan air atau pressure management guna menekan kehilangan air dan meningkatkan efisiensi distribusi.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Delta Tirta dalam memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo.
Ia meminta seluruh jajaran perusahaan memastikan target yang telah ditetapkan dapat diwujudkan melalui pembenahan jaringan dan peningkatan kinerja pelayanan.
“Harapan kita, Perumda Delta Tirta semakin baik. Pelayanannya harus maksimal, jaringan terus dibenahi, dan kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi. Kita semua memiliki satu visi, yaitu membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik,” pungkasnya (*)
Pembenahan jaringan distribusi dan penguatan pengelolaan perusahaan menjadi perhatian dalam penyusunan Rencana Bisnis Perumda Delta Tirta 2027–2031.
Bupati Subandi menyampaikan hal tersebut saat menghadiri penandatanganan perjanjian kerja sama antara Perumda Delta Tirta Sidoarjo dan PT BPR Delta Artha Sidoarjo, sekaligus konsultasi publik penyusunan rencana bisnis perusahaan di Kantor Perumda Delta Tirta, Kamis, 5 November 2026.
“Persoalan kebocoran air ini sangat penting. Saya minta seluruh jajaran Perumda Delta Tirta benar-benar melakukan pembenahan. Target yang sudah ditetapkan harus dipenuhi, karena ini menyangkut pelayanan kepada masyarakat,” tegas Subandi.
Bupati Subandi Minta Kebocoran Air Jadi Prioritas
Menurut Subandi, persoalan kehilangan air dan belum optimalnya jaringan distribusi harus menjadi perhatian utama perusahaan daerah tersebut.Ia meminta jajaran direksi tidak hanya mengandalkan perencanaan di atas kertas, tetapi juga turun langsung ke lapangan untuk mengidentifikasi dan menyelesaikan berbagai persoalan pelayanan.
Pembenahan jaringan, penggunaan material sesuai standar, serta peningkatan kualitas distribusi air dinilai perlu menjadi bagian dari komitmen perusahaan.
Subandi juga mendorong pemanfaatan teknologi digital untuk memperkuat pengawasan jaringan dan pelayanan air bersih.
“Sekarang kita sudah masuk era digitalisasi. Saya ingin data Perumda Delta Tirta bisa terintegrasi dalam dashboard pemerintah daerah, sehingga kita bisa melihat di mana kebocoran, wilayah mana yang membutuhkan jaringan, serta kebutuhan apa yang harus segera dipenuhi,” ujarnya.
Melalui integrasi data tersebut, pemerintah daerah diharapkan dapat memantau kondisi jaringan, tingkat kehilangan air, serta kebutuhan pengembangan layanan di berbagai wilayah Sidoarjo.
Cakupan Layanan Ditargetkan Tembus 50 Persen
Dalam Rencana Bisnis 2027–2031, Perumda Delta Tirta menargetkan peningkatan cakupan layanan air bersih dari sekitar 30 persen menjadi lebih dari 50 persen.Selain itu, perusahaan menargetkan penambahan hingga 90 ribu sambungan pelanggan baru secara bertahap selama periode tersebut.
Untuk mendukung target itu, optimalisasi jaringan distribusi menjadi salah satu strategi yang disiapkan. Perusahaan juga akan menerapkan pengaturan tekanan air atau pressure management guna menekan kehilangan air dan meningkatkan efisiensi distribusi.
Target tersebut menjadi bagian dari upaya Perumda Delta Tirta dalam memperluas akses layanan air bersih bagi masyarakat Kabupaten Sidoarjo.
Rencana Bisnis Lima Tahun Jadi Pedoman Pembenahan
Subandi berharap Rencana Bisnis Perumda Delta Tirta 2027–2031 dapat menjadi pedoman yang jelas dalam meningkatkan kualitas pelayanan dan menjawab kebutuhan air bersih masyarakat yang terus berkembang.Ia meminta seluruh jajaran perusahaan memastikan target yang telah ditetapkan dapat diwujudkan melalui pembenahan jaringan dan peningkatan kinerja pelayanan.
“Harapan kita, Perumda Delta Tirta semakin baik. Pelayanannya harus maksimal, jaringan terus dibenahi, dan kebutuhan air bersih masyarakat bisa terpenuhi. Kita semua memiliki satu visi, yaitu membangun Kabupaten Sidoarjo yang lebih baik,” pungkasnya (*)
Pewarta: Syaiful Bahri
Editor: sapajatim
Komentar