SAPAJATIM
NEWS

Cuaca Surabaya 7 November: Pakal Terpanas 39 Derajat, Rungkut Berpotensi Udara Kabur

sapajatim · 06 November 2026 23:30 WIB
Cuaca Surabaya 7 November: Pakal Terpanas 39 Derajat, Rungkut Berpotensi Udara Kabur
Ilustrasi prakiraan cuaca Kota Surabaya pada Sabtu 7 November 2026 dengan suhu maksimum diperkirakan mencapai 39 derajat Celsius (Dok. Ai/sapajatim).

Surabaya - Prakiraan cuaca Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk Sabtu 7 November 2026 menunjukkan kondisi berbeda di sejumlah kecamatan Surabaya. Pakal diperkirakan mencapai suhu 39 derajat Celsius, sedangkan Rungkut berpotensi mengalami udara kabur dengan suhu berkisar 27–36 derajat Celsius.

Berdasarkan informasi prakiraan cuaca BMKG, kondisi cuaca di Kota Surabaya diperkirakan didominasi cuaca berawan. Namun, sejumlah wilayah berpotensi mengalami kondisi atmosfer yang berbeda.

Pakal Diprakirakan Capai Suhu 39 Derajat Celsius

Kecamatan Pakal menjadi wilayah dengan perkiraan suhu tertinggi di antara empat kecamatan yang tercantum dalam data, yakni mencapai 39 derajat Celsius. Suhu udara di wilayah tersebut diperkirakan berada pada kisaran 25–39 derajat Celsius.

Sementara itu, Kecamatan Karang Pilang diprakirakan memiliki suhu 26–38 derajat Celsius. Adapun Wonocolo diperkirakan berada pada kisaran 26–37 derajat Celsius.

Berbeda dengan ketiga wilayah tersebut, Kecamatan Rungkut berpotensi mengalami udara kabur dengan suhu berkisar 27–36 derajat Celsius.

BMKG Imbau Masyarakat Pantau Prakiraan Cuaca

Perbedaan kondisi cuaca dan suhu di sejumlah kecamatan menunjukkan pentingnya memperhatikan perkembangan prakiraan cuaca sesuai wilayah masing-masing.

BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap memperhatikan informasi cuaca terkini, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan. Perubahan kondisi atmosfer dapat menyebabkan perbedaan antara prakiraan dan kondisi cuaca aktual.

Masyarakat dapat mengakses informasi prakiraan cuaca berdasarkan kecamatan melalui situs resmi BMKG di www.bmkg.go.id. (*)

Sumber: BMKG

Pewarta: Shafi Syuhada
Editor: sapajatim

Tags

Komentar

Belum ada komentar.

Terkait

Terpopuler - NEWS